Berbagi kisah untuk menginspirasi

00.01

NWH 6

by , in


Menjadi Manajer Keluarga Yang handal



Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja saya harus bisa memenej waktu, karna jika tidak bisa mengatur waktu maka semua urusan domestik dan non domestik pun akan keteteran.

Di NWH 6 ini tugasnya menuliskan tentang kegiatan kita sebagai manajer keluarga, dan yang menjadi skala prioritas.

1. 3 hal yang menjadi skala prioritas, adalah:

         - Memperbaiki amalan yang wajib dan sunah

-       - Memperhatikan kebutuhan suami dan anak

         - Merapihkan rumah dan menyiapkan urusan dapur

2.  3 hal yang bukan skala prioritas, adalah:

           - Ngobrol dengan tetangga

           - Nonton film kesukaan

-         - Main gadget


Dan, berikut jadwal harian saya:

No
Waktu
Kegiatan
1
Pkl.03.00-.04.00 wib
Sholat Tahajud, tilawah dan saur (jika waktunya Shaum)
2
Pkl. 04.00-04.15 wib
Sholat Subuh
3
Pkl.04.15-04.30 wib
Rendam cucian dan membereskan lantai bawah
4
Pkl. 04.30-04.15 wib
Ngepel lantai bawah dan menghangatkan nasi
5
Pkl.04.15-04.45 Wib
Nyuci Baju
6
Pkl.04.45-05.15 Wib
Menyiapkan sarapan dan bekal
7
Pkl. 05.15-05.30 wib
Menjemur pakaian
8
Pkl.05.30-05.45 wib
Cuci piring bekas masak
9
Pkl.05.45-06.10 wib
Sarapan bersama dan cuci piring bekas sarapan
10
Pkl. 06.10-06.30 wib
Memandikan anak yang nomer 3 dan menyiapkan anak-anak sekolah
11
Pkl.06.30-06.45 wib
Belanja Sayur
12
Pkl. 06.45-07.00 wib
Membereskan kamar tidur dan lantai atas atau ngirim status iklan di fb
13
Pkl. 07.00-07.20 wib
Mandi, dan bersiap berangkat ke sekolah
14
Pkl. 07.20-07.30 wib
Berangkat ke sekolah
15
Pkl.07.30-12.00 wib
Bekerja di TK
16
Pkl.12.00-12.15 wib
Pulang dari TK
17
Pkl.12.15-12.30 wib
Istirahat dan sholat
18
Pkl. 12.30-12.45 wib
Mengangkat pakaian dari jemuran
19
Pkl. 12.45-14.45 wib
Tidur siang
20
Pkl. 14.45-15.15 wib
Nyetrika pakaian
21
Pkl. 15.15-15.30 wib
Mandi dan sholat ashar
22
Pkl. 15.30-15.50 wib
Masak untuk makan sore
23
Pkl. 15.50-16.00 wib
Memandikan anak no.3
24
Pkl. 16.00-16.45 wib
Ngajar di madrasah
25
Pkl. 16.45-17.15 wib
Nyuci piring bekas masak
26
Pkl. 17.15-17.40 wib
Makan sore
27
Pkl.17.40-18.00 wib
Waktu yang fleksibel, ngecek medsos
28
Pkl. 18.00-18.15 wib
Sholat maghrib dan tilawah
29
Pkl. 18.15-19.00 wib
Waktu fleksibel bisa family time jika tidak tidak ada jadwal ngajar di madrasah, atau di gunakan untuk mencari referensi nulis artikel
30
Pkl. 19.00-20.00 wib
Family time
31
Pkl. 20.00- 20.30 wib
Membersihkan rumah agar saat pagi hari tinggal di pel
31
Pkl.20.30-21.00 wib
Menemani anak yang ke 3 tidur
31
Pkl. 21.00-22.30 wib
Nulis artikel ataupun mencatat ide artikel



·         Hari sabtu minggu di gunakan untuk family day dan mengumpulkan tulisan artikel agar hari biasa tidak terlalu banyak PR tulisan.


Bismillah, semoga apa yang sudah saya tulis bisa konsisten melakukannya, agar lebih professional menjalani peran sebagai ibu rumah tangga dan salah satunya menjadi manajer keluarga yang handal.

#ODOP2
#day102




19.15

NWH5 martikulasi IIP

by , in



 Belajar Bagaiman Cara Belajar


Di NWH 5 ini, makin panjang proses yang membuat saya berfikir untuk mengerjakannya.
Selama ini saya sendiri tidak pernah ada target apapun dalam kehidupan, namun setelah masuk ke program martikulasi IIP maka saya pun jadi banyak belajar.

Mulai membuat checklist harian, dan milestone dalam menjalani kehidupan baik sebagai diri sendiri, istri, ibu dan peran di masyarakat.

Cara belajar untuk pilihan yang saya pilih, yaitu menjadi penulis dengan mengikuti pelatihan secara online, banyak membaca buku, dan melatih menulis setiap hari baik itu melalui status di medsos , blog ataupun menulis artikel. 

Sedangkan cara saya belajar ilmu manajemen rumah tangga adalah dengan cara membaca buku yang terkait rumah tangga, mengikuti grup parenthing, memperbaiki manajemen diri dan manajemen waktu.
Membiasakan mencatat semua kegiatan harian, dan memilih hal yang paling penting untuk di dahulukan.

Untuk anak-anak yang berbeda gaya belajar biasanya saya mengikuti keinginan mereka tidak pernah memaksakan untuk belajar, karena belajar bisa kapan pun dan dimana pun.
Target saya buat anak-anak adalah belajar sesuai tahapan usia, menanamkan nilai-nilai islam dari kecil dan mulai membiasakan belajar dengan 5 W.

19.16

ceritaku

by , in


Jalan-Jalan Naik Angkot Dengan Anak, Kenapa tidak?



Sudah kesekian kali, saya sering bawa anak-anak pergi keluar naik angkot sendirian, soalnya ayahnya anak-anak hari minggu masuk kerja.

Repotkah?
Jangan di tanya masalah repot mah, apalagi ini bawa tiga anak yang lagi aktif-aktifnya. Yang bikin repot itu saat posisi duduk pada pengen di pinggir pintu kalo pas kebetulan angkotnya kosong. Jadilah Emak ini harus waspada selama perjalanan.
Terus yang bikin repot juga saat macet di jalan, biasa kan kalo anak-anak nggak suka kemacetan apalagi kalo angkotnya sedang penuh, tambah deh dramanya.

Apa saja yang harus disiapkan? 
     1. Jangan lupa Sarapan
Kalo perut kosong rentan masuk angin dan menyebabkan mual yang akhirnya pusing dan muntah.
 
      2. Bawa uang yang cukup
Ya lah namanya juga anak-anak pasti pengen jajan, jangankan anaknya Emaknya juga sama heu..heu.

     3. Bawa bekal minum dan snack
Siapkan minum dan snack untuk bekal dalam perjalanan, biasanya mereka merasa haus dan pengen ngemil.

     4. Persiapkan baju ganti
Yang namanya anak-anak pasti aktif yah, lari sana sini belum manjat dan akhirnya baju yang dikenakan kotor. Untuk mengantisipasinya bawa baju ganti.

     5. Selalu berada di samping anak-anak
Jika kita datang ke tempat ramai seperti pertokoan, taman kota ataupun tempat yang lainnya, jangan pernah lengah mengawasi anak-anak. Apalagi jika anaknya masih balita.

Banyak suka dukanya membawa anak berpergian sendiri, tapi kalo ngga gitu kapan refreshingnya. Iya ngga?

#ODOP2
#Day101