![]() |
| Sumber: pexels |
Tak terasa sudah bulan Desember lagi, biasanya ngapain aja sih, di bulan Desember ini? Kalau ditanya apa sih, yang saya lakukan di bulan desember? Salah satu jawabannya ya bikin resolusi.
Memanfaatkan liburan kali ini,
dan mulai berlatih untuk resolusi di awal tahun depan, yaitu jadi manager dapur
yang baik, serta koki handal bagi keluarga, dan bisa membuat rumah selalu rapi
dan bersih.
Banyak alasan kenapa memasak dan
membereskan rumah menjadi salah satu resolusi saya di tahun 2018, berikut alasan saya ingin menjadi koki handal
bagi keluarga, yaitu:
![]() |
| Sumber: pexels |
1.
Lebih yakin terhadap penggunaan bahan dan
kebersihannya.
Kengerian saya
terhadap bahan dasar, kebersihan dan kehalalan makanan di luar, meskipun hanya
beberapa yang diragukan, saya percaya masih banyak pedagang yang jujur dan
amanah. Untuk itu saya putuskan untuk belajar masak, dengan belajar dari
youtube, blog masak ataupun buku-buku resep lainnya.
2.
Lebih irit
Maklum ya,
Emak-Emak selalu ingin hemat, tapi irit bukan berarti pelit ya 😀. Dulu saya
sering beli ayam serundeng yang harga satu potong ayamnya Rp. 7.000, kalo
dihitung-hitung dengan jumlah anggota keluarga yang berjumlah 5 orang total
semua Rp.35.000, itu bisa beli ayam 1 kg
yang berarti sekitar 12-16 potong ayam. Wow, kan harganya? apalagi Itu sekali
makan.
Jadi, supaya
lebih hemat saya putuskan untuk lebih banyak bereksperimen di dapur, soal rasa
itu nomor dua yang penting berusaha.
3. Punya rasa bangga tersendiri
Bahagia nggak
sih, Mak? Saat suami dan anak-anak makan makanan yang kita buat, apalagi dengan
lahap. Terus mereka bilang, “mamaku pintar masak”, “ ini buatan mamaku”. Ah
saya pasti terhura eh terharu. Meskipun terbayang repotnya, ya demi suami dan
anak-anak apa sih yang nggak, asalkan mereka bahagia.
4.
Memanfaatkan waktu
Biasanya waktu
luang saya gunakan untuk nulis, baca buku, dan kepoin akun IG dekor rumah. Nah,
sekarang ada tambahan lagi yaitu kepoin akun IG masak dan youtube tutorial
masak. Dan, yang pasti praktekin resep yang sudah disimpan, yang penting lagi
buang rasa malas jauh-jauh.
Untuk alasan membuat rapi rumah,
karena saya dah bosan aja gitu lihat rumah berantakan, apalagi menghadapi
nyinyiran orang yang selalu komen kalo rumah saya berantakan, kesannya saya
nggak pernah beres-beres di rumah, bikin bete kan?. Selain itu saya jatuh cinta
pada buku Neng Marie Kondo, dengan metode konmarinya. Kesannya takjub banget,
ada orang yang serapi itu menata semua sudut rumah, aih kalo neng Marie bisa
masa saya, nggak?
Eh, tapi selain alasan diatas
ternyata membuat rumah rapi dan bersih itu ada banyak manfaatnya, loh!, berikut 3 manfaatnya!
1.
Gampang nyari barang
Bukan rahasia
umum lagi, apalagi saya sebagai ibu dari 3 anak, ditambah bekerja, kadang
gampang banget yang namanya lupa. Lupa nyimpen sisir lah, gunting kuku, kaos
kaki hanya ada sebelah dan barang-barang kecil lainnya. Jadi, kalo tertata rapi, dan membiasakan
menyimpan ditempatnya, pastinya gampang saat nyari barang.
Kadang ya, saya
suka malas-malasan saat mau membereskan rumah, dan membereskan rumah itu tidak
hanya cukup dengan niat saja, tapi harus ada bukti nyata. Dengan rumah yang
selalu rapi, itu ternyata bisa bikin waktu kita lebih hemat, nggak lama lagi nyari barang,
nggak perlu waktu lama untuk beres-beres dan membuat kita bisa rileks lebih
cepat.
Sering loh, saya
merasa fikiran kok makin ruwet ya lihat rumah yang sering berantakan,
dikerjakan juga jadi makin males karena sudah banyak tumpukan. Padahal, rumah
rapi itu juga membuat fikiran bisa tetap fresh loh!
Nah, untuk mewujudkan resolusi itu, maka saya akan sharing di blog ini, ya, step by step. So, jangan sampai terlewat setiap prosesnya (kayak ada yang mau baca aja 😅) and happy weekend ya, dear!

