Hari ini mulai membawa sahla
untuk pergi ke pengajian. Sudah di wanti-wanti untuk tidak nangis ataupun ingin
pulang saat diajak ke suatu acara sebelum acara selesai.
“Sahla, mamah mau ke pengajian. Mau
ikut enggak”
“Mau”
“Tapi enggak boleh mau pulang atau
nangis harus sampai selesai ya”
“Ya, tapi mau beli bekel dulu”
“Ya, nanti beli bekel di warung”
Saat tiba di pengajian,30 menit
awal masih biasa. Nah, mulai drama kembali nih setelah lebih dari 30 menit.
Mulai nangis, ini salah itu salah
enggak bisa di bebenjokeun kata sunda na mah.
Tapi, saya bilang tadi kata mamah
apa? Waktu di rumah?
Tetap sambil
menangis “Da, pengen pulang”
Sebentar
lagi ya.
“Enggak
mau”
Perjanjian
kedua ini pun gagal.
Yang saya
ingin analisa apakah komunikasi saya belum produktif? Ataukah anak saya tidak
betah didalam ruangan lama?
Anak saya
memang termasuk kinestetik yang senang bergerak kesana kemari. Akan merasa
cepat bosan jika tidak ada kegiatan yang menarik untuknya.
PR besar
saya bagaimana cara komunikasinya agar mau diajak duduk lama disuatu acara.
Karena kalau tidak diajak juga bakalan nangis
terus tidak ada yang menjaga.
#hari ke
6
#kelasBundsayIIP
#Komunikasiproduktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar